Wisata Tambang ( Ndas’ mu Mlocot )

Posted: Juni 6, 2013 in writing shiit

1

Pertama kali mendengar kata ‘ Tambang ‘, yang terlintas pertama kali mungkin ‘ perusak alam ‘, ‘ perompak kesejahteraan warga sekitar ‘ atau mungkin ‘ pemerkosa kekayaan bangsa ‘ ….Hmmm awam sekali pemikiran itu kawan, mungkin karena pembentukan opini publik yang sudah terlanjut negatif terhadap tambang ( Go out and see the world my friend, then you can judge that ), jangan lihat dan menilai dunia dari layar dan informasi yang bersifat ‘ Kata nya ‘.

PT. Newmont Nusa Tenggara berlokasi di Batu Hijau di sebelah barat daya pulau Sumbawa, di Kecamatan Jereweh dan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Sumbawa Barat, Indonesia. PT Newmont Nusa Tenggara beroperasi berdasarkan kontrak karya yang di tandatangani pada 2 desember 1986 dan memulai operasi penambangan pada meret tahun 2000, setelah melalui pengkajian panjang secara teknis dan lingkungan dan di setujui oleh pemerintah Indonesia.

Batu Hijau merupakan sebuah tambang terbuka, yang arti nya semua mineral berharga yang mengandung unsur tembaga, emas dan perak di tambang dari permukaan tanah dengan menggunakan berbagai peralatan tambang seperti shovel dan truk pengangkut. Batu Hijau merupakan cebakan tembaga porfiri dengan sedikit kandungan emas dan perak. Di sini logam berharga tidak dapat secara langsung di peroleh karena bercampur dengan mineral lainnya yang tidak memiliki nilai ekonomis. Perbandingan nya seperti ini, setiap ton biji yang di olah hanya menghasilkan 4,87 kilogram tembaga dan rata-rata perolehan emas jauh lebih sedikit, hanya 0,37 gram dari setiap biji yang diolah ( Jadi ingat, ini bukan tambang emas ).

Penambangan di Batu Hijau menggunakan metode pengeboran dan peledakan untuk memudahkan batuan yang mengandung mineral terlepas dari tanah ( Batu nya keras coy, lama kalo di cangkul ), kemudian batuan yang terlepas di angkut ke crusher dengan menggunakan Haul Truck ( Bukan Gaul Truck yang di bak belakang nya banyak gambar dan tulisan-tulisan okeh ” Seberat-berat rindu mu masih berat muatan ku” ) yang berkapasitas 240 ton, kemudian di crusher batuan tersebut di hancurkan sampai lebih kurang berdiameter 15 cm untuk memudahkan pengolahan.

Setelah batuan dihancurkan oleh crusher dan batuan ( Biji ) diangkut dengan ban berjalan sepanjang 6 km menuju konsentrator ( Pabrik Pengolahan ). Di konsentrator batuan di pisahkan dari mineral melaluli dua proses, yaitu penggerusan dan flotasi ( Flotasi merupakan suatu cara konsentrasi kimia fisika untuk memisahkan mineral berharga dari yang tidak berharga berdasarkan perbedaan daya pembasahan atau daya penyerapan air “partikel yg mendapat pembasahan lebih besar akan tenggelam atau mengendap, sedangkan yg daya pembasahannya kecil akan mengapung sabagai busa” ). Setelah proses penggerusan menggunakan air laut dengan menggunakan SAG ( Semi Autogenous) mill dan Ball mill sampai halus menjadi bubur kemudian dialurkan menuju ke sebuah tangki siklon untuk pemisahan akhir partikel biji lalu dialirkan lagi ke tangki ( Sel Flotasi ) lainnya untuk diambil kandungan mineral berharga nya. Biasanya kandungan mineral ( Konsentrat ) akan mengapung dan sisa kandungan yang tidak ekonomis akan mengendap ( Tailing ).

Dari proses flotasi menghasilkan konsetrat dan tailing. Konsentrat PTNNT merupakan mineral berharga berupa bubuk atau pasir yang akan di leburkan ( Smelter ) di pabrik yang terdapat di gresik dan di berbagai penjuru dunia untuk menjalani pemisahan dan pengambilan logam berharga, yaitu tembaga, emas dan perak. Sedangkan Tailing merupakan batuan lumpur yang tersisa dari pengolahan tembaga dan emas. PT. Newmont Nusa Tenggara menggunakan sistem Deep-Sea Tailing Placement (DSTP) atau Penempatan Tailing Laut Dalam. Penangan tailing di mulai setelah proses pemisahan mineral (Flotasi) kemudian masuk ke tangki De-Aerasi ( Tangki ini berfungsi untuk menghilangkan kandungan udara dalam tailing agar ketika di tempatkan ke laut dalam, tailing tidak bergerak keatas akibat kandungan udara yang masih ada di tailing ). Setelah di proses di tangki De-aerasi, tailing dialirkan melalui pipa ke tepi palung laut yang terdapat di teluk senunu sepanjang 3,4 km dengan kedalaman 125 dibawah permukaan laut. Karena kepadatannya dan berat jenis nya tailing akan mengalir secara alami menuruni paling yang dalam dan mengendap di dasar nya. Tentu penempatan tailing ini sudah mendapat persetujuan menteri lingkungan hidup dan pemerintah Indonesia serta melalui pertimbangan kenapa di tempatkan di laut dalam, yang hanya di huni oleh kehidupan seperti macrobenthos ( Bentik organisme (binatang atau tanaman) dimensi yang terpendek lebih besar dari atau sama dengan 0.5 mm ) tetapi tetap di pantau walau hanya ada macrobenthos. FIY, palung tersebut selain dalam juga luas. Menurut salah satu petugas DSTP bahwa palung tersebut lebih besar dari pulau Sumbawa.

Pemantauan sistem penempatan tailing bawah laut ( DSTP ) PT Newmont Nusa Tenggara dilakukan secara ekstensif untuk memastikan bahwa sistem berfungsi sesuai rancangan, yaitu untuk meminimalisir dampak potensial bagi lingkungan dengan cara pemantauan terumbu karang, sedimen laut,ikan ekologi muara dan mutu air yang dilakukan oleh para tenaga ahli dan profesional. Selain Pemantauan terhadap tailing, PT Newmont Nusa Tenggara juga melakukan program reklamasi dengan penanaman kembali tanaman dan tumbuhan asli ( endemik ) sesuai bukaan lahan yang di pakai PT Newmont Nusa Tenggara. Reklamasi terus dilakukan seiring kegiatan tambang di lakukan jadi tidak harus menunggu selesai menambang dan tidak hanya menanam kembali tetapi juga memantau vegetasi secara berkala guna memastikan metode erosi pencegahan dan pelestarian alam terlaksana secara efektif.

Informasi diatas saya dapat karena mengikuti program ” Sustainable Mining Bootcamp Batch 3 ” di Tambang Batu Hijau milik PT Newmont Nusa Tenggara pada tanggal 12 – 20 mei 2013. Pertama kali mendapat tawaran bootcamp tersebut, terlintas tambang bisa sustain ? Wow serius loh !!! Selama ini berpikir skeptis tentang tambang tanpa tau apa itu tambang secara detail, Di balik rasa penasaran akhir nya saya berangkat menuju Tambang Batu Hijau dan ingin membuktikan sendiri kebenaran opini yang beredar di masyarakat terutama tentang bahaya tailing dan saya membuktikan dengan me minum air proses tailing, Alhamdullilah masih sehat sampai detik ini ( ini bukan tulisan berbayar…ahahahaha ). Hari pertama sampai Tambang Batu Hijau saya hanya bergumam di dalam hati tentang disiplin nya PTNNT terhadap keselematan kerja ( hmmmmm ), dan hari kedua mulai ‘ Okeh ‘….hari ketiga ‘ WOW ‘ kemudian hari-hari selanjut nya ‘ oimaigot ‘.

Program Bootcamp ini juga selain memaparkan detail tentang proses penambangan juga memberikan kesempatan para peserta untuk berinteraksi dengan penduduk lingkar tambang untuk mengetahui dampak-dampak sosial nya. Para peserta tinggal di rumah warga untuk mengorek informasi sebanyak-banyak dan se bebas-bebas nya tentang keberadaan PTNNT di tanah mereka.

Selama 4 hari 3 malam kita tinggal di rumah penduduk setempat dengan berpindah-pindah dari desa aik kangkung ke desa sekongkang bawah dan Maluk ( Terima kasih bapak dan ibu yang sudah berbaik hati memberi asupan gizi dan tempat berteduh ). Selama itupulah saya mencoba berinteraksi kepada warga sekitar wilayah tambang untuk mengetahui dampak-dampak sosial yang di sebabkan keberadaan tambang. Banyak dampak yang membuat saya tercenggang dengan program-program pengembangan masyarakat yang di buat oleh newmont berdampak baik bagi masyarakat sekitar tambang, walau begitu juga ada dampak negatif nya juga seperti kecemburuan sosial karena belum merata nya infrastruktur yang di berikan oleh newmont kepada masyarakat sekitar tambang yang mungkin menurut saya itu perlu waktu untuk mewujudkan semua nya.

Tujuan utama PT Newmont Nusa Tenggara membuat program pengembangan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar tambang melalui pembangunan ekonomi berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia dan mereduksi dampak sosial yang bersifat negatif terhadap keberadaan tambang. Oleh karena itu PTNNT membuka lapangan kerja sebanyak mungkin untuk masyarakat sekitar tambang serta berusaha membantu masyarakat untuk mengembangkan industri usaha kecil agar setelah penutupan tambang masyarakat tetap memiliki hidup yang sejahtera.

Program pengembangan masyarakat PT Newmont Nusa Tenggara di dasarkan beberapa prinsip :

  1. Berkelanjutan : Mewujudkan masyarakat mandiri dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat meskipun masa operasi tambang telah berakhir
  2. Kemitraan : Mengutamakan konsultasi aktif, kerja sama kemitraan dengan masyarakat, pemerintah, LSM dan organisasi lokal lainnya
  3. Teknologi Tepat Guna : Mengembangkan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dioperasikan serta di kelola oleh masyarakat sendiri
  4. Penggalangan Dana : Menciptakan sinergi antara sumber daya PTNNT dengan bantuan dana yang berasal dari lembaga donor, LSM, lembaga multirateral dan investasi atau kontribusi sektor swasta
  5. Praktik Terbaik : Menerapkan praktik terbaik pada bantuan usaha dan bantuan pengembangan untuk keperluan analisis, desain, implementasi dan evaluasi program
  6. Kontribusi Masyarakat : Membutuhkan kontribusi aktif masyarakat dalam berbagai jenis kegiatan untuk memastikan kepemilikan dan berkelanjutan

Dari 6 prinsip dasar diatas membuktikan program pengembangan masyakarakat PTNNT dari hulu ke hilir yang di pusatkan untuk mengembangkan sumber daya manusia terpadu yang siap untuk menghadapi hidup serta pemanfaatan sumber daya alam yang sejalan dengan perencanaan pembangunan  berkelanjutan.

Selain 6 prinsip dasar, PTNNT menitikberatkan pada 5 nilai utama dalam mengembangkan masyarakat sekitar tambang, yaitu :

  1. Kesehatan Masyarakat : Kegiatan kesehatan yang bersifat preventif seperti pengendalian malaria, kesehatan ibu dan anak, air dan sanitasi dan program pencegahan penyakit menular serta program pelatihan kesehatan. Dengan membangun puskesmas, yang salah satu nya saya datangi di sekongkang.
  2. Pengembangan Pendidikan : Peningkatan mutu pendidikan melalui pelatihan guru, pelatihan kejuruan ( perbengkelan, otomotif, pengelasan dan kelistrikan untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai ). Setiap tahun nya memberikan beasiswa kepada masyarakat lokal serta program perpustakaan keliling.
  3. Pengembangan Ekonomi : Terdiri dari program pertanian dan usaha lokal. Pada program pertanian, perhatian utama diberikan pada sistem intensifikasi pertanian dan pertanian terpadu dengan memadukan teknik pertanian yang sudah di tingkatkan, diversifikasi tanaman, pupuk organik, pengendalian hama terpadu dan jaringan pemasaran. Beras yang di hasilkan di produksi secara masal dan di salurkan ke supermarket seperti hypermart. Tetapi walau dengan sudah terprogram pengembangan nya dan menggunakan teknologi tepat guna, masih banyak masyarakat yang belum percaya untuk mencoba program tersebut di karenakan masih percaya dengan sistem tanam tradisional
  4. Pengembangan Usaha Lokal : Adalah motor pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Bidang pengembangan meliputi, usaha menjahit, pembuatan paving block, perbaikan kontainer, pengergajian kayu, pembuatan jaring jute, produk pertanian dan budi daya ikan serta jasa kontraktor. Termasuk keuangan mikro dan pelatihan keterampilan usaha. Gagasan ” Pembelian Lokal ” yang telah diterapkan di seluruh departemen PTNNT adalah untuk meningkatkan pembelian produksi dan layanan jasa sosial dan juga agar usaha lokal dapat memenuhi persyaratan standar PTNNT
  5. Pembangunan Infrastruktur : Peningkatan prasarana meliputi perbaikan jalan dan saluran air, pembanguan dan rehabilitasi gedung sekolah, pembangunan klinik, pengadaan air bersih dan irigasi, pembangunan tempat pembangunan sampah, sarana pariwisata dan pasar tradisional

Dengan program-program pengembangan masyarakat yang dilakukan oleh PTNNT, aspek terpenting adalah kontribusi masyarakat. Dimana masyarakat distimuli untuk mengembangkan sumber daya alam nya sendiri. Ketika saya berada di masyarakat saya menemukan beberapa yayasan yang di bentuk oleh PTNNT yang mempunyai manfaat bagi masyarakat contoh nya Yayasan Olat Parigi ( YOP ) yang bertujuan untuk mendukung aspirasi yang berkembang di masyarakat dan membantu mengidentifikasi serta program yang berbasis masyarakat dan Yayasan Pembangunan Ekonomi Sumbawa Barat ( YPESB ), yang menjalankan program pemberdayaan dan penguatan kapasitas ekonomi usaha mikro di sumbawa barat. Contoh nya lumbung padi di desa aik kangkung yang di kelola oleh YPESB, lumbung padi tersebut memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang teknologi pertanian agar bisa panen setahun 2 atau 3 kali yang biasa nya petani setempat hanya panen 1 kali setahun serta menyiapkan pupuk dengan harga murah buat petani yang bergabung di koperasi tersebut dan memberikan pelatihan strategi ekonomi pertanian agar petani dapat menikmati hasil nya secara berkelanjutan.

Ternyata memang benar dengan sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, ada gejala sosial yang saya temukan di masyarakat sekitar tambang. Segelintir masyarakat terlalu ‘Demanding’ kepada PTNNT jadi melupakan potensi alam nya sendiri, contoh nya lebih memilih bekerja di PTNNT dengan alasan ‘Prestige’ padahal jika diliat banyak sekali potensi alam Sumbawa Barat jika dikembangkan akan menjadi mata pencaharian yang dapat mensejahterkan mereka misal nya pariwisata. Selama saya berada di Sumbawa Barat tidak pernah berhenti kagum dengan keindahan alam dari mulai pantai pasir putih dengan ombak kelas dunia, kerindangan hutan dengan air terjun yang sejuk serta desa budaya yang berada diatas bukit yang memiliki sejarah dan pemandangan yang indah.

Salut dengan keberanian PT Newmont Nusa Tenggara dengan program Sustainable Bootcamp, yang membeberkan data sedetailnya kepada masyarakat tentang tambang dan dampak sosial tambang. Program-program yang di kembangkan di masyarakat oleh PTNNT bukan program sepihak dari perusahaan tetapi program-program yang menjadi kebutuhan masyarakat serta mengembangkan ekonomi mandiri dengan menanamkan pondasi agar bisa berdiri sendiri nanti nya.

Satu hal yang pasti kawan, jangan anggap tambang tempat wisata…Lo kira orang bisa masuk seenak jidat lo, yang bener tuh Wisata Lingkar Tambang ( Ngerti kan ini maksud nya )

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

” In every walk with nature one receives more than he seeks ” 
Komentar
  1. cumilebay.com mengatakan:

    Keren tulisan nya kakak, baru sempet mampir dan ternyata juara nich tulisan nya hahaha. Kangen jalan lagi🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s